Cara Hitung Odds Pada Judi Bola Online

Perbedaan Odds Asia Dan Eropa

Sebelum taruhan judi bola secara online, anda harus paham dan mengerti maksud dari warna pada pasaran-pasaran yang dibuka. Jika berwarna hitam, maka tidak akan terkena pajak taruhan pada saat bermain, sementara jika berwarna merah, maka akan terkena pajak pada saat taruhan judi bola online. Jika odds ada yang berwarna merah, maka berarti taruhan pada pasaran asia, sementara jika melakukan taruhan yang ingin dipertaruhkan tidak ada yang berwarna merah, maka pasaran yang dimainkan adalah pasaran eropa, jika taruhan pasaran asia maka ada banyak jenis taruhan yang dapat dipertaruhkan seperti Asian Handicap dan Over/Under. Sementara jika taruhan pada pasaran eropa, maka anda bisa melakukan taruhan 1×2, Double Chance, Correct Score, HT/FT HH HD HA dan jenis taruhan yang lainnya.

Perbedaan odds asia dan eropa

Berikut ini adalah rumus cara hitung odds judi bola online dan perkalian kemenangan dengan benar dan jelas secara detail agar dapat memahami dan mengerti sebelum bermain judi bola online. Berikut rumus pasaran asia = odds x nominal taruhan : contohnya pertandingan antara Chelsea vs Arsenal yang memiliki odds pada Chelsea (-1.32) sementara Arsenal (1.12), maka cara menghitungnya yang benar adalah :

  1. Jika taruhan atas Arsenal dengan odds yang bernilai (1.12) dan normal taruhannya adalah 100 ribu rupiah, maka 1.12 x 112 – 112 ribu rupiah. Pada saat mengalami kemenangan, maka anda akan bisa meraih keuntungan sebesar 212 ribu rupiah dengan modal milik anda. Sementara jika mengalami kekalahan, maka kerugian yang bisa diraih hanya sebesar 100 ribu rupiah.
  2. Jika taruhan atas Chelsea dengan odds bernilai (-1.32) dan nominal taruhan adalah 100 ribu rupiah, maka 1.32 x 100 – 132 ribu rupiah. Pada saat mengalami kemenangan, maka anda hanya akan meraih kemenangan sebesar 100 ribu rupiah, sementara jika mengalami kekalahan, maka kerugian yang akan diraih sebesar 132 ribu rupiah (100 ribu rupiah ditambah dengan key atau pajak taruhan sebesar 32 ribu rupiah).
  3. Cara hitung odds pasaran Eropa mempunyai perhitungan yang berbeda dengan pasaran Asia. Rumus hitungnya adalah (odds – 1) x Jumlah Taruhan / (Odds x Jumlah Taruhan) – Modal. Contohnya ada odds bernilai sebesar 3.25 dan anda melakukan taruhan sebesar 100 ribu rupiah, maka perhitungannya (3.25 – 1) x 100 = 2.25 x 100 = 225 ribu rupiah (diluar modal) atau (3.25 x 100) – 100 = 325 – 100 = 225 ribu rupiah (diluar modal).

Taruhan diatas tidak berlaku pada Mix Parlay (Taruhan Berganda/Taruhan Campuran).

  1. Jika odds yang dipasang mempunyai angka 1.59 (berwarna hitam), jika memasang 200 ribu rupiah, maka 1.59 x 200 = 318 ribu rupiah. Maka total kemenangan yang akan diraih adalah sebesar 518 ribu rupiah (bersama dengan modal taruhan). Namun jika kalah maka akan tetap membayar 100 ribu rupiah saja.
  2. Jika odds yang dipasang mempunyai angka 1.20 (berwarna merah) dan memasang taruhan 200 ribu rupiah, maka 1.20 x 200 = 240 ribu rupiah. Jadi jika kalah taruhan, maka harus membayar sebesar 240 ribu rupiah. Ada banyak pemain yang bertanya-tanya, kenapa bisa mengalami kekalahan lebih dari modal yang telah dipertaruhkan? Dimana odds berwarna merah berarti terkena tambahan uang atau pajak. Jadi kredit awal akan langsung terpotong sebesar 240 ribu rupiah jika memasang taruhan yang berwarna merah.

Demikian cara hitung odds pada judi bola online yang bisa dapat berikan untuk anda para pecinta judi bola online di Indonesia. Semoga informasi yang kami berikan bisa bermanfaat dan membantu anda dan mudah untuk dipahami sehingga bisa berhasil menang banyak uang asli dari permainan tersebut.

About Author

Access Writter